Sampai saat ini penggunaan invoice memang menjadi salah satu hal yang penting didalam dunia bisnis. Namun beberapa orang masih menggunakan pembuatan invoice dengan sistem manual. Padahal saat ini sudah banyak tersedia tools yang bisa digunakan untuk membuat invoice online Indonesia.

Jenis Invoice

Banyak orang  yang sudah menggunakan invoice sebagai media penagihan pembayaran barang kepada pihak client. Bahkan beberapa orang sudah beralih dari invoice dengan sistem manual ke invoice online Indonesia.

Hal ini dikarenakan kemudahan dalam pembuatannya sekaligus efisiensi waktu yang diberikan. Jika dilihat secara umum ternyata ada beberapa macam invoice yang sering digunakan. Berikut ini adalah penjelasan terkait dengan jenis-jenis invoice.

1. Invoice biasa

Jenis invoice yang pertama adalah invoice biasa. Sama dengan namanya jika invoice ini hanya berlaku untuk transaksi model sederhana saja. Di Dalam invoice ini biasanya hanya berisi tentang rincian semua barang dikirimkan kepada client, jumlah barang tersebut. Mulai dari jumlah satuan hingga jumlah keseluruhan barang.

Harga dari barang yang dibeli. Mulai dari harga per item hingga harga total keseluruhan barang yang dibeli.

2. Invoice proforma

Jika anda akan mengirim sebuah barang dengan sistem yang berkala. Maka invoice yang bisa anda gunakan adalah unvoice performa. Dimana invoice ini hanya bersifat sementara. Mengapa demikian ?.

Hal ini masih ada keterkaitan dengan sistem pengiriman barang yang secara berkala. Tentunya penggunaan invoice proforma hanya sebagai pengganti. Penggunaan invoice jenis ini hanya berlaku hingga semua jumlah barang sudah terkirim semua.

Jika pihak client sudah menerima jumlah barang yang sesuai dengan pemesanan. Maka invoice proforma akan digantikan oleh invoice biasa. Dengan begitu kegunaan dari invoice proforma sudah tidak berlaku lagi.

3. Invoice konsuler

Berbeda dengan dua jenis invoice sebelumnya. Invoice yang jenis yang terakhir ini hanya digunakan oleh mereka yang melakukan perdagangan atau kegiatan impor ekspor dalam lingkup internasional.

Invoice tersebut memiliki nama invoice konsuler. Hal yang perlu anda ketahui adalah keberlakukan akan invoice jenis ini. Pasalnya invoice konsuler hanya bisa dianggap sah jika telah disetujui oleh pihak perwakilan dari Negara yang melakukan proses impor.

Beberapa pihak perwakilan tersebut adalah atase perdagangan, kantor konsuler ataupun kedutaan besar negara pengimpor yang memang sedang berada di negara pengekspor.

Dengan mengetahui 3 jenis invoice yang berlaku di dunia bisnis. Maka anda tidak perlu ragu lagi untuk membuat invoice online Indonesia yang akan diberikan kepda pihak client.